Sedemikian tinggi dan mendalamkah seorang hamba Allah
mesti terbang dan melayang ke semesta ilmu dan kemuliaan?
Tidakkah manusia bisa bersikap wajar dan biasa-biasa saja?
Ataukah itu alibi untuk memaafkan kelemahan diri,
keterbatasan, dan kekurangannya dalam melakukan sesuatu?
Jangan dengarkan suaraku, karena suaraku buruk.
Dengarkanlah suara Tuhan…
Kalau suaraku buruk, orang justru akan sangat mengingatnya
karena tersiksa. Kalau suaraku agak bagus,
orang mengingatnya, tapi dengan kadar yang lebih rendah
dibanding ingatan terhadap suara buruk — sebab
kecengengan manusia terhadap penderitaan cenderung
lebih besar dibanding rasa syukurnya terhadap kegembiraan. Continue reading

Mungkin kurang nyaman rasanya bila anda diajak menukik dari kesibukan super tinggi di atmosfer kebendaan, untuk hinggap sejenak di dahan perenungan.
Kami telah mendengar dari beberapa orang berkata : “Tidak penting bagi kita mengetahui realita ini”. Ucapan ini sebuah kekeliruan. Yang tepat/adil jika dikatakan : “Bagi setiap ilmu yang beragam itu harus ada beberapa orang yang membidangi dan menjadi ahlinya, mereka saling tolong menolong , bahu membahu secara benar dan jujur sesuai dengan tuntunan syariat, tanpa adanya pengkotak-kotakan (hizbiyyah) dan fanatisme. Semua itu dilakukan untuk mewujudkan kebaikan/kepentingan ummat Islam dan menegakkan apa yang menjadi cita-cita setiap muslim, yaitu menerapkan syariat Allah di setiap belahan bumi yang tidak menjalankannya”
Pada suatu hari guru di sekolah meminta anak-anak menulis karangan tentang Iri hati. Jerry anak kelas enam, menuliskan hal sebagai berikut:
Apakah daya tahan itu? Daya tahan bukan sekedar kekuatan untuk bertahan di tengah kesulitan. Namun, menjaga agar tak kehilangan kemampuan untuk tumbuh dan berkembang ketika situasi memungkinkan.

Seseorang yang tahu dan mengetahui bahwa dia tahu. Itulah orang alim maka ikutilah dia.
Bayangkan ada sebuah bank yang memberi anda pinjaman uang sejumlah Rp.86.400,- setiap paginya. Semua uang itu harus anda gunakan. Pada malam hari, bank akan menghapus sisa uang yang tidak anda gunakan selama sehari. Coba tebak, apa yang akan anda lakukan? Tentu saja, menghabiskan semua uang pinjaman itu.